81% instruktur di Kolombia lebih memilih Augmented Reality daripada Virtual Reality untuk meningkatkan kualitas pelatihan pengelasan

  • Beranda /
  • Tanpa Kategori /
  • 81% instruktur di Kolombia lebih memilih Augmented Reality daripada Virtual Reality untuk meningkatkan kualitas pelatihan pengelasan

Pelatihan pengelasan itu mahal, dan dibutuhkan waktu bagi para peserta didik untuk menguasai keterampilan yang diperlukan dalam bidang ini; terkadang hal ini bisa membuat mereka kehilangan motivasi.

Itulah sebabnya Layanan Pelatihan Nasional Kolombia (Servicio Nacional de Aprendizaje, SENA) menyelenggarakan lokakarya berjudul ‘Simulasi dalam Pelatihan Pengelasan’ di mana para siswa dan instruktur pengelasan saat ini dapat mencoba berbagai solusi teknologi pendidikan untuk meningkatkan kualitas pelatihan pengelasan dan menjadikannya lebih menarik.

Sistem Realitas Virtual dan Realitas Tertambah dari Spanyol, Amerika Serikat, dan Austria diperkenalkan kepada para mahasiswa dan dosen jurusan Mekatronika dari Universidad Tecnológica de Pereira (UTP) dan SENA, kemudian mereka diminta untuk mengisi survei mengenai teknologi mana yang paling tepat untuk meningkatkan kualitas pelatihan tukang las yang terampil.

Inilah hasilnya:

Ketua Dewan Pengelasan dan dosen di UTP, Alberto Zapata, mengakui bahwa: “ini adalah teknologi mutakhir yang telah membuat proses pelatihan menjadi lebih fleksibel. Tujuannya adalah agar para pengusaha, instruktur, dan peserta pelatihan mengetahui teknologi ini, sehingga mereka dapat memberikan masukan kepada Dewan Pengelasan mengenai manfaat dukungan pendidikan ini, guna mengevaluasi penggunaannya dalam program-program pelatihan pengelasan”.

Apakah Anda ingin memesan demo online gratis?

Solusi Augmented Reality dari Seabery yang menghubungkan pelatihan pengelasan dengan otomatisasi robotik. Isi formulir ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan mengetahui bagaimana solusi ini dapat disesuaikan dengan program pendidikan atau teknis Anda.

Minta demo produk

Gulir ke Atas