Pengelasan merupakan salah satu keahlian paling penting dalam sejarah. Hampir setiap kegiatan industri bergantung pada pengelasan, baik dalam skala besar maupun kecil.
Terdapat di berbagai tempat dan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari kita, salah satu bukti nyata akan pentingnya hal ini adalah tujuh keajaiban dunia pengelasan yang kami cantumkan di bawah ini, yang dapat ditemukan di seluruh penjuru Amerika Serikat.
1 – Gateway Arch, St. Louis
Gateway Arch adalah sebuah monumen di St. Louis, Negara Bagian Missouri, Amerika Serikat. Dilapisi baja tahan karat dan dibangun dalam bentuk lengkungan katener terbalik yang ditopang beban, monumen ini merupakan lengkungan tertinggi di dunia, monumen buatan manusia tertinggi di Belahan Barat, serta bangunan tertinggi di Missouri yang dapat diakses oleh publik.
Bangunan ini selesai dibangun pada tahun 1965 dan dibuka untuk umum pada tahun 1967. Menurut Badan Taman Nasional (NPS), sebagian besar segitiga baja bertumpuknya dilas di lokasi pembangunan karena ukurannya akan terlalu besar untuk dikirim jika dirakit di pabrik.
Bentuknya lah yang menyatukan monumen ini: sebuah lengkungan katener yang kokoh dan datar, yang menyatukan segitiga-segitiga tersebut dan mengalihkan beban ke alas beton besar di dasarnya. Katener adalah bentuk yang diambil oleh rantai yang digantung bebas ketika kedua ujungnya ditahan.
2 – Pipa Trans-Alaska
Dengan panjang 800 mil dan diameter 49 inci, pipa raksasa Trans-Alaska (1975–1978) merupakan salah satu proyek pengelasan paling bersejarah. Pembangunannya menarik pekerja dari seluruh penjuru Amerika Serikat, terutama dari Serikat Pekerja Pipeliners Local 798 yang berbasis di Tulsa, Oklahoma.
Ribuan tukang las turut serta dalam proses penyambungan pipa tersebut sambil berjuang melawan iklim yang keras di Alaska, dan sejak selesainya proyek tersebut, lebih dari 17 miliar barel minyak telah mengalir dari ladang minyak Prudhoe Bay di Alaska Utara hingga ke Teluk Valdez.
3 – Spaceship Earth dari Disney
Spaceship Earth (1980–1982) adalah bangunan ikonik di Epcot, taman hiburan kedua dari empat taman hiburan yang dibangun di Walt Disney World Resort, dan dianggap sebagai salah satu bangunan paling ikonik yang pernah dibangun oleh Disney Imagineering.
Hal itu dimaksudkan untuk melambangkan gagasan menyatukan dunia melalui teknologi.
Butuh waktu 26 bulan untuk membangun wahana setinggi 182 kaki ini, yang tingginya hanya tujuh kaki lebih rendah dari Cinderella Castle di Magic Kingdom, wahana tertinggi di Walt Disney World.
Teknik yang digunakan untuk mengelas bagian-bagian geosfer raksasa itu mirip dengan yang digunakan dalam proyek konstruksi pada umumnya. Sebagian besar pengelasan dilakukan di luar lokasi.
4 – Gedung Konser Walt Disney
Dirancang oleh arsitek Frank Gehry pada tahun 1987, Walt Disney Concert Hall yang ikonik ini merupakan bentuk penghormatan terhadap seni sekaligus sebuah mahakarya arsitektur yang terbuat dari baja tahan karat. Chicago WTTW melaporkan bahwa Gehry mendasarkan desain gedung konser yang ramping dan berlekuk ini pada kecintaannya terhadap olahraga layar, dan beberapa pengamat menyebut bangunan tersebut sebagai simfoni dari baja.
Sebelum, selama, dan setelah proses konstruksi, logam tersebut melalui serangkaian proses penting yang mendetail. Untuk menyatukannya, balok-balok baja tersebut dilas dan dipasang dengan baut.
5 – Pusat Perakitan Vertikal
Pada tahun 2004, Vertical Assembly Centre menjadi pusat alat las dan konstruksi terbesar di dunia. Selama lebih dari 50 tahun, NASA telah membuktikan bahwa industri las lebih dari sekadar mampu mengubah hal yang mustahil menjadi mungkin: meluncurkan satelit ke orbit, mengirimkan probe ke planet-planet jauh, dan bahkan mendaratkan manusia di bulan—semua itu dapat terwujud berkat kemajuan di bidang las.
Struktur ini dibangun untuk menampung Space Launch System—roket terbesar dan terkuat yang pernah ada. Struktur ini akan membantu membawa manusia tidak hanya ke Bulan, tetapi juga ke tujuan lain seperti Mars dan asteroid.
6 – City Creek Center
Saat cuaca cerah, balok-balok atap berbentuk "tulang paus" itu akan ditarik ke dalam. Saat hujan, balok-balok tersebut disatukan melalui pengelasan pelat.
City Creek Center, sebuah mal mewah di Salt Lake City, dibangun pada puncak Krisis Keuangan Global dan mencakup area seluas 700.000 kaki persegi (210.000 meter persegi) yang terdiri dari hunian, perkantoran, dan area ritel, dengan mal utamanya sendiri mengusung desain terbuka. Sebuah jembatan pejalan kaki menghubungkan dua blok perkotaan yang terpisahkan oleh Main Street.
Bangunan ini telah meraih banyak penghargaan arsitektur, termasuk salah satunya untuk atapnya yang dilas, berbentuk kubah silinder, dan dapat ditarik masuk. Saat cuaca cerah, balok-balok atap yang menyerupai tulang paus tersebut ditarik masuk. Saat hujan, balok-balok tersebut disatukan kembali melalui pengelasan pelat.
7 – Gerbang Awan
Meskipun dikenal sebagai ‘the bean’, patung setinggi 33 kaki dan sepanjang 66 kaki yang dirancang oleh seniman Inggris Anish Kapoor, Cloud Gate, terinspirasi oleh merkuri cair dan telah menjadi salah satu monumen paling ikonik di Chicago. Patung ini terbuat dari rangkaian pelat baja tahan karat yang dipoles halus dan tanpa sambungan, serta dibangun berkat kerja sama lebih dari 100 pengrajin logam, insinyur, teknisi, dan tentu saja tukang las.
Sumber:
http://blog.aws.org/trans-alaska-pipeline/
https://www.weldingschool.com/blog/welding/historically-architecturally-significant-welded-structures/
http://www.toureiffel.paris/en/everything-about-the-tower/themed-files/69.html