Pengelasan adalah salah satu keahlian yang paling sulit, dan dibutuhkan waktu serta tentu saja tips pengelasan untuk menguasainya.
Perhatian terhadap detail dan pemahaman mendalam mengenai semua faktor yang memengaruhi kualitas hasil akhir merupakan hal yang sangat penting dalam bidang ini.
Itulah mengapa sangat penting untuk mengikuti pelajaran teori mengenai dasar-dasar pengelasan dan pelatihan, serta tentu saja belajar dari para ahli (pelatihan kejuruan), jika Anda ingin memulai karier sebagai tukang las profesional.
Bagaimanapun, dalam artikel ini Anda akan menemukan beberapa tips pengelasan yang perlu Anda ingat jika Anda seorang pemula:
1. Mengetahui jenis logamnya sangat penting.
Seorang tukang las yang baik harus memiliki pengetahuan tentang metalurgi; dengan kata lain, ia harus mengetahui jenis logam dasar dan elektroda yang digunakan untuk pengelasan, agar dapat memahami karakteristik hasil lasan yang dihasilkan.
2. Memilih arus.
Jenis logam, bersama dengan jenis elektroda, memiliki pengaruh langsung terhadap arus (AC/DC) yang harus digunakan oleh tukang las untuk membuat sambungan las. Oleh karena itu, Anda perlu mempelajari kembali teorinya dan mencoba berlatih pada potongan sisa logam dengan pengaturan yang berbeda-beda.
3. Tetap tenang dan rilekskan tangan Anda.
Melonggarkan genggaman tangan, terutama pergelangan tangan, alih-alih memegang pistol las atau stinger terlalu erat, sangat penting bagi seorang tukang las yang handal agar dapat mengendalikan kolam las dan menghasilkan hasil las yang baik.
4. Membuat busur listrik.
Membuat busur api bisa jadi sangat sulit bagi pemula. Cara terbaik adalah membuat busur api tepat di titik awal jalur las. Kesalahan teknis yang umum dan serius yang sering dilakukan pemula adalah melakukannya di luar sambungan las, misalnya di atas meja atau pada potongan besi bekas.
5. Menghilangkan terak.
Kesalahan besar lainnya yang sering dilakukan pemula adalah tidak membersihkan sisa terak dari hasil las dengan benar, yang dapat menimbulkan beberapa masalah seperti: hasil las yang sangat rapuh, serta hasil las yang tertutup terak, sehingga sulit untuk menilai kualitas lapisan las di bawahnya.
6. Jaga kebersihannya.
Jika kotoran (lemak, karat, minyak, dan sebagainya) pada sambungan las tidak dibersihkan atau dikikis, hal itu dapat menyebabkan kontaminasi pada lasan.
7. Cari seorang mentor di bidang pengelasan
Pelatihan sangat penting di bidang pengelasan, dan mengulangi latihan serta proses pengelasan memang sangat efektif jika Anda ingin “mengotomatiskan” proses-proses dasar, namun kehadiran seorang tukang las berpengalaman di samping Anda benar-benar dapat memperkaya proses pembelajaran. Pengalaman merupakan kunci di bidang ini, dan seorang mentor pengelasan dapat memberikan saran yang mungkin dapat membawa Anda ke tingkat pengelasan yang lebih tinggi.
8. Lindungi diri Anda dengan peralatan keselamatan yang tepat
Pengelasan bisa berbahaya bagi pemula, bahkan bagi tukang las yang berpengalaman sekalipun. Sangatlah penting untuk selalu waspada setiap kali Anda harus melakukan pengelasan, serta menggunakan peralatan keselamatan yang tepat sesuai dengan kebutuhan situasi. Pastikan semua peralatan dalam kondisi baik dan semua orang di sekitar Anda (terutama Anda sendiri!) tetap aman. Untuk informasi lebih lanjut, baca panduan tips keselamatan pengelasan kami.
9. Tentukan proses pengelasan mana yang akan dipelajari terlebih dahulu
Pelatihan pengelasan bisa jadi sangat rumit jika kita mempertimbangkan semua proses, posisi, teknik, dan bahan yang mungkin ada… Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan melakukannya selangkah demi selangkah: pilih proses yang ingin Anda pelajari terlebih dahulu, lalu fokuslah pada proses tersebut hingga Anda benar-benar menguasainya sebelum beralih ke proses berikutnya—perjalanan ini masih panjang!
10. Temukan kecepatan perjalanan yang tepat
Terburu-buru bukanlah hal yang baik, terutama dalam hal pengelasan. Menemukan kecepatan yang tepat merupakan salah satu kunci dalam pelatihan pengelasan; seorang tukang las yang baik tahu persis kecepatan yang harus ia terapkan sesuai dengan semua karakteristik sambungan las yang akan dibuat.
Seperti yang dapat Anda lihat, pengelasan bisa menjadi bidang yang rumit untuk dikuasai, karena bergantung pada berbagai proses, bahan, posisi, peralatan, dan sebagainya. Namun, dengan pelatihan, peralatan, teknologi, serta instruktur yang tepat di sisi Anda, hal ini bisa menjadi jauh lebih mudah. Jika Anda ingin melihat bagaimana perusahaan seperti Volkswagen atau Siemens telah menerapkan teknologi baru dalam program pelatihan pengelasan mereka, klik di sini