Sekitar 100 siswa Malaysia dari Sekolah Menengah Kejuruan Batu Pahat telah merasakan pengalaman mendalam dalam dunia pelatihan keterampilan dengan menggunakan Augmented Reality.
Secara konkret, para peserta pelatihan dan keenam instruktur mereka telah mencoba dan menguji solusi teknologi pendidikan pertama untuk melatih keterampilan pengelasan, yaitu Soldamatic Augmented Training.
Inisiatif ini sejalan dengan tujuan Malaysia untuk beberapa tahun ke depan, di antaranya adalah upaya untuk mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas bagi sektor-sektor industri secara efisien serta memodernisasi pendidikan kejuruan melalui teknologi.
Bagi para pakar teknologi pendidikan, Augmented Reality (AR) merupakan salah satu tren terpopuler yang akan diterapkan di pusat-pusat pendidikan pada tahun 2017, sehingga teknologi ini berpotensi meningkatkan pendidikan keterampilan di bidang tersebut.