Masa depan pelatihan pengelasan bergantung pada tren dan perkembangan teknologi terkini. Augmented Reality memimpin revolusi di bidang ini, dan teknologi serta metodologinya terus diperkenalkan ke berbagai penjuru dunia. Dalam sebulan terakhir, teknologi ini telah diperkenalkan di Jerman, Australia, Korea, dan Norwegia.
Di Melbourne, Australia, Federasi Dunia Perguruan Tinggi dan Politeknik membahas tantangan-tantangan baru dalam pendidikan dan pelatihan kejuruan serta profesional yang muncul akibat kemajuan teknologi dan otomatisasi, serta dampaknya terhadap dunia kerja, masyarakat, dan para pekerja yang berisiko kehilangan pekerjaan akibat perubahan kondisi ekonomi dan global.
Acara yang diselenggarakan oleh TAFEs Australia ini dihadiri oleh lebih dari 800 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan politeknik, serta para pakar di bidang pendidikan dan pelatihan kejuruan. Presentasi berjudul “Teknologi Baru yang Mengubah Pelatihan Pengelasan” yang disampaikan oleh CEO Weld Australia, Geoff Crittenden, memperlihatkan bagaimana simulator berbasis Augmented Reality (AR) bernama Soldamatic Augmented Training lanskap bidang ini di Australia.
Berkenaan dengan Jerman, Hamburg menjadi tuan rumah Kongres Augmented Training Solusi Augmented Training yang diselenggarakan oleh WeldPlus dan Seabery. Acara ini menghadirkan berbagai pembicara dari kalangan industri maupun pendidikan vokasi, yang membahas kondisi terkini Pendidikan 4.0 serta bagaimana teknologi seperti Augmented Reality membawa kita semakin dekat ke masa depan. Anda dapat menyaksikan acara tersebut dalam video berikut
Soldamatic dan Augmented Training juga diperkenalkan di Korea dan Norwegia. Pameran Pengelasan Korea menampilkan simulator berbasis AR pertama di dunia berkat kerja sama GNG dan POSTECH. Pameran Otomotif Oslo memperlihatkan bagaimana solusi pelatihan ini dapat diterapkan tidak hanya dalam pelatihan kejuruan, tetapi juga di berbagai industri seperti otomotif.
[Best_Wordpress_Gallery id="10" gal_title="pelatihan penggunaan senjata terbaru"]