Augmented Reality (AR) merupakan salah satu tren teknologi terbesar di dunia. Awalnya, AR sering dikaitkan dengan dua konsep utama: VR dan game. Namun, seiring berjalannya waktu, terbukti bahwa potensi pasar AR jauh lebih besar daripada VR, karena diperkirakan akan memiliki 1 miliar pengguna pada tahun 2020. Anda dapat membaca lebih banyak fakta dan statistik mengenai pasar AR di sini. Mengenai game, perpaduan antara dunia nyata dan dunia virtual memungkinkan game melangkah lebih maju dalam perkembangannya, seperti yang ditunjukkan oleh fenomena viral Pokemon Go saat dirilis pada tahun 2016.
Perkembangan dan penerapan Augmented Reality (AR) telah menunjukkan bahwa pasar terus berkembang dan bahwa keunggulan AR dapat diterapkan pada berbagai industri, seperti tiga industri yang tercantum di bawah ini:
- Layanan Kesehatan
Tantangan bagi AR di sektor ini adalah menghadirkan informasi yang relevan, bahkan yang dapat menyelamatkan nyawa, ke dalam bidang pandang dokter. Para ahli bedah dapat memanfaatkannya mulai dari tahap pelatihan hingga saat mereka melakukan operasi. Teknologi ini juga dapat membantu dokter dalam proses diagnosis, pengobatan, dan terapi, serta dapat berfungsi sebagai alat visual untuk menjelaskan kepada pasien apa yang sedang terjadi pada mereka dan bagaimana hal itu dapat diatasi.
- Pelatihan Keterampilan
Pelatihan keterampilan membutuhkan waktu dan bahan habis pakai, dan beberapa proses industri berisiko serta berbahaya bagi orang yang tidak memiliki pengalaman atau pelatihan. Augmented Reality (AR) menawarkan kesempatan untuk memulai pelatihan tanpa risiko apa pun, sehingga memudahkan peserta pelatihan baru dan memperlancar transisi antara teori dan praktik. Contoh yang jelas dan nyata adalah pelatihan pengelasan, yang membutuhkan biaya bahan habis pakai yang cukup besar dan berisiko bagi pemula.
- Ritel
Langkah awal dalam bisnis ritel yang memanfaatkan Augmented Reality (AR) dimulai dengan katalog, yang memungkinkan pelanggan membeli barang dengan mengarahkan ponsel mereka ke berbagai produk yang ditampilkan di dalamnya. Katalog hanyalah langkah awal; kini, semakin banyak pengecer yang mulai menawarkan pengalaman AR di dalam toko mereka dan memperlihatkan kepada pelanggan bagaimana penampilan busana tersebut pada diri mereka tanpa perlu mencobanya.
Keunggulan Augmented Reality (AR) cukup banyak, dan seperti yang telah kita lihat, teknologi ini dapat diterapkan di berbagai sektor. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana Seabery AR dalam pelatihan pengelasan, Anda dapat mengunjunginya di sini.
Foto oleh:
Sumber: